1 Kelas Payudara Siswi Diremas Oleh Guru Dengan Alasan Kebugaran
PERISTIWA

1 Kelas Payudara Siswi Diremas Oleh Guru Dengan Alasan Kebugaran

Mediabaca.news – Beberapa orang tua murid dari SMP Negri 1 Ploso, berbondong-bondong mendatangi Polres Ploso untuk melaporkan Guru sekaligus Wali kelas dari anak mereka. Atas perlakukan yang tidak sopan yang telah di lakukan terhadap anak mereka.

Guru dilaporkan atas tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan mahasiswi yang ia didik. Akibat dari ulah guru tersebut, kini puluhan muridnya menjadi tidak mau pergi sekolah karena malu karena takut payudara siswi diremas.

Bentuk pelecehan seksual yang telah di laporkan adalah melecehkan semua mahasiswi pada saat melakukan kegiatan extra kulikuler kebugaran pada saat di lapangan bola. Guru tersebut telah meremas satu persatu tubuh dari semua siswinya secara paksa.

Menurut dari pengakuan beberapa siswi, guru mereka memaksa untuk meremas payudara mereka satu per satu dengan dali, hanya ingin mengetahui apakah mereka memiliki keras atau tidak. Guru ini memakai cara mengecek ini untuk alasan kebugaran.

Awalnya para siswi telah menolak namun tetap di paksa dengan ancaman nilai jelek pada saat ulangan.

Baca Juga : Isu PKI Dan Agama Gagal Menjatuhkan Jokowi, Senjata Baru Mahasiswa!!!

Kejadian ini diketahui oleh salah seorang orang tua murid yang tidak mau pergi bersekolah dikarenakan malu, lantas hal ini membuatorang tua murid curiga dan mempertanyakan secara perlahan dengan apa yang sudah terjadi padanya.

“Gak mau sekolah, nanti pak guru pegang-pegang dada ku lagi” Ujarnya

Setelah anaknya mengakuinya, ternyata masih banyak lagi siswi yang di perlakukan sama. Beberapa dari mereka kebetulan adalah tetangganya sendiri. Lalu mereka membuat laporan atas kejadian tersebut ke polres terdekat.

Dari pihak kepala sekola kini juga telah memberhentikan guru tersebut atas kelakukannya tersebut. Dan kini guru itu tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *