Beda Derajat Beda Sikap, Disaat Kebenaran Antara Ahok, Buni Yani Dan Jonru
POLITIK

Beda Derajat Beda Sikap, Disaat Kebenaran Antara Ahok, Buni Yani Dan Jonru

Mediabaca.news – Kejadian yang sudah berlangsung hampir 1 tahun ini masih terbayang-bayang di pikiran kita. Ahok yang divonis oleh hakim dalam persidangannya karena telah menistakan agama. Pemandangan yang amat mengenang kita adalah dimana Ahok memberikan sebuah penghormatan dengan membungkukkan badannya kepada hakim.

Saat hakim mengetuk palu pun ia bisa menerimannya dengan lapang dada meskipun kejataan itu pahit. Tanpa harus banyak memberikan komentar atau menyampaikan sepatah katapun ia menaati dan tunduk terhadap hukum. Ini adalah sebuah tanda dimana seorang Ahok adalah orang yang memiliki sikap dan derajat yang tinggi dan mematuhi hukum.

Perbedaan yang amat mencolok dari kalangan lawan Basuki Tjahaja Purnama terdahulu yaitu Buni Yani dan Jonru. Merekalah yang menyebabkan perseteruan di media sosial ini terjadi yang menyebabkan Basuki Tjahaja Purnama dipenjara akibat ulah mereka. Namun dimana ada perbedaan derajat dan sikap ini sangatlah jauh berbeda dibandingkan sikap Basuki Tjahaja Purnama pada waktu persidangan.

Baca Juga : Lihat Keseruan Latihan Tinju Pak Jokowi Bersama Ajudan Gantengya

Basuki Tjahaja Purnama yang telah di vonis bersalah dan menerima kesalahannya dengan lapang dada dengan menundukan kepala kepada hakim. Malahan jutaan diluar sana mulai meratapi, menagis, hingga bertahan di lapas Cipinang hingga tengah malam hingga matahari terbit menemani Ahok dipenjara. Jutaan orang juga menghidupkan lilin sebagai simbol ketidakadilan hukum yang diberikan kepada Basuki Tjahaja Purnama.

Sedangkan mereka, Buni Yani dan Jonru hanya mengepalkan tangan keatas sambil beriak takbir begitu juga dengan Jonru pada saat di vonis bersalah oleh hakim. Mereka yang memutar balikkan fakta tidak bisa menerima keputusan hakim. Mereka yang memulai semua ini namun tidak bisa membuktikan kebenaran dari diri mereka sendiri.

Sampai detik ini tidak ada atau mereka sudah dilupakan oleh kawan lama mereka yang awalnya mendukung sekarang hilang bagaikan di telan bumi. Mereka juga bagaikan semut yang terjatuh di atas air dan dibiarkan oleh koloninya hingga ia hanyut entah kemana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *