Demi Iphone X, Wanita 17 Tahun Ini Rela Jual Keperawanannya, Ternyata Dijebak
PERISTIWA

Demi Iphone X, Wanita 17 Tahun Ini Rela Jual Keperawanannya, Ternyata Dijebak

Mediabaca.news – Bagi sebagian besar orang, ingin berkehidupan mewah adalah sifat yang sulit digapai. Untuk bisa dapat hidup mewah juga butuh usaha dan kerja keras. Namun kisah seorang wanita 17 tahun bernama Xiao Chen benar-bener bisa membuat sebagian orang sadar akan hal tersebut. Ia adalah seorang pelajar wanita 17 tahun yang suka mengikuti trend massa kini.

Ketika melihat teman sekolah nya memiliki Iphone X yang super canggih, ia juga ingin memiliki. Untuk dari itu ia berusaha mencari uang yang banyak agar bisa membeli hanphone canggihh tersebut. Xiao Chen pernah mengetahui sebuah forum yang menyediahkan prostitusi online yang membuatnya nekad menawarkan dirinya mencari pria berdompet tebal yang mempu memberikan uang yang banyak.

Mirisnya, Ia ternyata tidak menyadari jika ia akan dikerjai oleh seorang vlogger. Vlogger yang kebetulan mendapatkan informasi jika ada seorang gadis perawan wanita 17 tahun menawarkan dirinya agar bisa dibayar mahal. Lantas vlogger tersebut ingin memberikan ia pelajaran yang berharga tentang harga diri atau benda. Lalu ia langsung menghubungi Xiao Chen.

Baca Juga : Pamer Susu Pacar Lewat Kiriman Video, Sehari Kemudian Video Jadi Viral

Singkatnya, Xiao Chen rela memberikan keperawanannya jika dibayar 20.000 yuan atau Rp 40 juta rupiah. Setelah itu wanita 17 tahun ini langsung memasuki kamar bersama seorang pria gemuk dan duduk di tempat tidur. Tidak lama mereka bercerita, Xiao Chen terkejut setelah didatangi 3 orang pria gemuk. Pria yang dalam keadaan tidak memakai baju sambil memegangi kamera itu langsung menyergap Chen.

Xiao Chen terlihat panik setelah di bekap dan kedua tangannya di tahan. Ia mengirah jika akan di perkosa. Namun tiba-tiba Vlogger tersebut masuk kekamar dan langsung menghentikan teidakan tersebut. Dan kemudian ke 4 pria gemuk tersebut langsung pergi keluar kamar meninggalkan mereka berdua. Vlogger tersebut memberikan argumen untuk Xiao Chen seperti ini.

“Kau takut sekarang? Sudah terlambat! lihat, apakah kami menjual sesuatu yang sama beharganya dengan telepon genggam?”. Ketika itu juga Chen langsung menangis seperti menyesali perbuatannya tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *