Dikira Hanya Jerawat, Setelah 1 Bulan Tumbuh Tumor Sebesar Bola Basket
UNIK

Dikira Hanya Jerawat, Setelah 1 Bulan Tumbuh Tumor Sebesar Bola Basket

Mediabaca.news – Chai Si anak berumur 14 tahun tahun harus menerima kenyataan pahit setelah wajahnya tumbuh tumor seberat 4.5 kg. Berawal hanya di kira jerawat kecil di bagian bibir atasnya. Namun setelah di pincet hilang, malah jerawat tersebut semakin tumbuh menjadi besar dan sangat membesar hanya dalam beberapa minggu saja.

Pihak rumah sakit juga menyatakan jika tumbuh tumor ini cukup ganas dan harus segera di angkat. Namun dikarenakan terlalu sering di undur jadwal pengoperasiannya. Akhirnya genap 1 bulan tumbuh tumor tersebut menjadi membesar sebesar bola basket.

Dikira Hanya Jerawat, Setelah 1 Bulan Tumbuh Tumor Sebesar Bola Basket

Chai Si yang di diagnosis mengalami pertumbuhan tumor jahat pada wajahnya ini harus menerima setidaknya kerusakan pada tulang wajahnya. Karena tumor tumbuh sebesar 4.5 kg. beberapa tulung seperti hidung, pipi, dan rahangnya harus sedikit demi sedikit hancur tanpa disadari.

Baca Juga : Wanita Ini Sudah Ketahuan Mencuri Malah Mukul Karyawati Pakai Sepatu

Kini Chai Si juga harus mengalami sulitnya untuk bernafas, melihat, bahkan untuk makan. Tumbuh nya tumor yang sebesar itu tepat di bagian wajah sangat menyulitkannya untuk berbicara. Kerusakan parah juga terdapat pada lengan kanannya.

Dikira Hanya Jerawat, Setelah 1 Bulan Tumbuh Tumor Sebesar Bola Basket

Tumor tersebut menyebar sampai ke seluruh tubuhnya. Menurut kedokteran dari Medikal Center, ia harus mengorbankan beberapa bagian tubuh penting jika menjalankan operasi. Ada beberapa bagian tubuhnya yang tidak dapat berfungsi dengan baik terutama pada bagian wajahnya.

Ia juga harus kehilangan lengan kanannya karena effect dari cancer yang menyebar. Ini adalah sebuah operasi tumor dan cancer ter-extreme dalam penyakit seperti ini. Karna jika daya tahan tubuh Cai Si tidak namun menopangnya. Maka kematian yang nantinya akan ia dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *