FPI Siap Jihad Sampai Berdarah-darah Jika Majalah Tempo Tidak Minta Maaf
POLITIK

FPI Siap Jihad Sampai Berdarah-darah Jika Majalah Tempo Tidak Minta Maaf

Mediabaca.news FPI Siap Jihad – bermula dari karikatur yang diciptakan oleh Yuyun Nurrachman (Wartawan Majalah Tempo). Membuat sebuah gambar kartun berupa seorang pria berjubah putih yang duduk di depan seorang wanita. Pria berbaju putih tersebut mengatakan, “Maaf saya tidak jadi pulang”. Lalu sang wanita pun menjawab, “Yang kamu lakukan jahat”.

FPI Siap Jihad Sampai Berdarah-darah Jika Majalah Tempo Tidak Minta Maaf

Atas muatan gambar kartun tersebut diduga telah melecehkan Imam Besar FPI yaitu Rizieq Shihab. Ratusan masa anggota FPI yang diketahui adalah alumni 212 mengerubungi kantor majalah tempo dijalan Palmerah Barat, Jakarta Utara.

Mereka menuntun majalah tempo agar meminta maaf yang sebesar-besar nya kepada semua jajaran umat islam terutama imam besar FPI.

“Woy, minta maaf, minta maaf” teriak massa FPI.

“Jangan pulang dulu sebelum mereka minta maaf” teriak orator FPI.

Baca Juga : Beda Derajat Beda Sikap, Disaat Kebenaran Antara Ahok, Buni Yani, Dan Jonru

Setelah beberapa orang delehgasi FPI masuk kekantot redaksi majalah tempo. Akhirnya mereka keluar dengan membawa pimpinan majalah tempo Arif Zulkifli untuk menemui massa.

Dengan menyampai beberapa sebab akibat kejadian, ia kemudian langsung mengucapkan kata maaf dihadapan semua massa FPI.

“Kami minta maaf atas segala yang menyinggung perasaan anda sekalian” Ujar Arif Zulkifli.

Juru bicara FPI Novel Bamukim menyampaikan bahwa FPI dan umat islam menunggu ucapan permintaan maaf secara tertulis. Jika hal tersebut tidak dilakukan juga maka FPI siap jihap sampai titik darah penghabisan.

“Jika diulang jangan salahkan kita karena kita akan tempur sampai titik darah penghabisan” teriaknya dari atas mobil komando.

Setelah itu, massa FPI siap jihad itu langsung meninggalkan kantor majalah tempo pada pukul 16.17 WIB. Sedangkan arus lalu lintas dijalan Palmerah menjadi macet total.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *