Habiskan Uang Untuk Miras, Takut Istri Langsung Lapor Polisi Uangnya Dirampok
PERISTIWA

Habiskan Uang Untuk Miras, Takut Istri Langsung Lapor Polisi Uangnya Dirampok

Mediabaca.news – Sangking banyaknya kasus kriminal yang harus ditangani pihak kepolisian. Banyak diantara kasus yang dilaporkan malah membuat pihak kepolisian geleng-geleng kepala bahkan tertawa geli. Seperti kasus yang terjadi pada pria ini. Joko pria pada sore hari ia langsung lapor polisi jika ia adalah korban perampokan.

Ia datang ke Mapolsek Teluk Bayur, Kab. Berau untuk melaporkan kejadian yang menimpahnya pada saat pukul 16.24 sore hari. Namun atas pelaporan Joko, pihak polisi mendengarnya sepertinya terjadi sebuah drama. Kepada aparat polisi, Joko langsung lapor polisi bahwasannya ia ditelah di rampok oleh 4 orang didaerah sebuah wisata hutan Tanggap.

Pada ruas jalan sempit dan sepi, ia mengaku telah di ikuti dari belakang dan dimepertkan ke tepi jalan sehingga ia terjatuh. Setelah itu, keempat pria tersebut langsung merebut tas yang berisi uang sebesar 7 juta rupiah. Namun setelah polisi meminta keterangan yang lebih jelas untuk ciri-ciri dan saksi mata. Joko mengatakan bahwa tidak ada yang jelas bahkan tidak ada saksi mata karena waktu itu sangat sepi.

Baca Juga : Sewa Pembantu Namun Bisa Dianggap Sebagai Istri Hanya Ada Di Jepang

Pihak polisi yang langsung melakukan penyelidikan. Ternyata di temukan beberapa informasi yang tidak jelas dan terjadi beberapa kejanggalan. Waktu kejadian yang tidak sesuai dengan waktu penarikan dana di ATM. Setelah kembali di introgasi ke korban akhirnya korban mengungkapkan kebenarannya.

Ia telah merekayasa kejadian tersebut dengan membuat cerita palsu bahwasannya ia telah di rampok. Padahal uang yang ia miliki itu telah dihabiskan untuk berfoya-foya di sebuah karaoke di Kecamatan Sambaliung. Ternyata korban mengaku jika ia melakukan hal tersebut karena takut ketahuan istri jika uang tersebut habis untuk di buat berfoya-foya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *