Hanya Karena Remas Payudara Pacar Teman, Bocah Ini Tewas Dibacok Teman SMP Sendiri
PERISTIWA

Hanya Karena Remas Payudara Pacar Teman, Bocah Ini Tewas Dibacok Teman SMP Sendiri

Mediabaca.news – Remas Payudara Pacar – Beberapa waktu yang lalu, warga yang tinggal didekat sungai Sariwani, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat bocah SMP. Diketahui jika identitas mayat tersebut bernama Ahmad Arifin (16) siswa SMP Kec Lumbang.

Agen Domino

Mayat yang ditemukan dengan bekas luka bacokan disekujur tubuhnya. Baru-baru ini terungkap kasus pembunuhan yang menimpah Arifin yang ternyata adalah teman sekolahnya sendiri.

Polisi yang sudah hampir seminggu melakukan penyelidikan akhirnya menemukan titik terang kasus pembunuhan tersebut. Kedua tersangkah yang tidak lain adalah Kamaludding (19) dan juga Nurhadi Mustofa (18).

Setelah menangkap kedua pelaku, Kapolres membeberkan jika pembunuhan tersebut sudah direncanakan sejak awal oleh kedua pelaku. Motif pembunuhannya tidak lain karena kecemburuan pelaku kepada korban.

Dikatakan jika korban sering kali melecehkan pacar pelaku yang tidak lain adalah meremas payudara pacar pelaku hingga membuatnya marah.

Korban yang dibunuh menggunakan celurit dibacok hingga berkali-kali dibagian wajah, leher, hingga seluruh tubuhnya. Awal pembunuhan tersebut direncanakan dari mengajak korban bermain biliard.

Dengan dibantu oleh teman pelaku, mereka pergi ke tempat biliard dengan berbonceng tiga. Setelah permainan selesai, korban kemudian diajak ke sungai lalu korban langsung ditikam dengan celurit yang dipinjamkan dari temannya. Setelah korban tumbang, tubuhnya langsung di buang ke sungai.

Agen Poker

Pelaku mengaku jika sakit hati karena korban sering remas payudara pacar nya saat berada dikelas. Setelah ada pengakuan dari beberapa orang temasuk pacarnya senditi, dari situs ia sudah mulai geram dengan korban.

Hanya Karena Remas Payudara Pacar Teman, Bocah Ini Tewas Dibacok Teman SMP Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *