Isu PKI Dan Agama Gagal Menjatuhkan Jokowi, Senjata Baru Mahasiswa!!
POLITIK

Isu PKI Dan Agama Gagal Menjatuhkan Jokowi, Senjata Baru Mahasiswa!!

Mediabaca.news – Isu PKI dan agama yang selama ini kita dengar hanyalah siasat untuk menjatuhkan kepemimpinan Presiden Jokowi. namun hal tersebut kurang bisa meyakinkan sebagian masyarakat indonesia atas kinerja Jokowi selama ini untuk indonesia. Bisa di bilang dengan atas adanya isu-isu tersebut, malah membuat elektabilitasnya semakin naik atas kinerjanya selama ini yang sering kita dengan dan lihat di sosial media.

Mungkin kita semua tahu tentang kejadian aksi kartu kuning untuk Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu menjadi viral. Aksi tersebut langsung yang dilakukan oleh seorang mahasiswa sekaligus adalah Ketua BEM UI bernama Zaadit Taqwa yang meniupkan peluid serta mengacungkan sebuah buku dengan warna kuni yang menandakan bahwa itu adalah Kartu Kuning untuk Jokowi.

hal tersebut dilakukannya hanya ingin menyampaikan aspirasi Mahasiswa yang selama ini tidak perna di dengar semenjak pemerintahan Jokowi. Yang kita tahu kalau aksi tersebut adalah sebuah peringatan untuk Presiden karna masih banyak sekali tugas-tugasnya yang masih belum bisa di selesaikan, salah satu contohnya adalah kasus Gizi Buruk yang terjadi di Asmat, Papua.

Beberapa waktu yang lalu juga terjadi sebuah Demo yang dilakukan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) diwilayah Sumatra Barat, Padang. Pada saat kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Provinsi Padang, Aksi tersebut di gelar juga seperti yang dilakukan oleh Mahasiswa BEM UI, hanya semata-mata ingin menyampaikan aspirasi.

Namun sayangnya aksi tersebut hanya bisa bertahan 5 menit setelah membuat jalanan macet total karna di hadang oleh pihak kepolisian. Ketua KAMMI menyetakan jika mereka telah memberikan sepucuk surat kepada pihak kepolisan dan sudah sesuai prosedur yang ada. KAMMI merasa kecewa karn tidak sempat menyampaikan aspirasi mereka sebagai mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *