Karena Kerjakan PR Matematika, Bocah Ini Disiksa Kakak Tirinya Hingga Berdarah
VIRAL

Karena Kerjakan PR Matematika, Bocah Ini Disiksa Kakak Tirinya Hingga Berdarah

Mediabaca.news – Beberapa waktu yang lalu, beredar foto yang memperlihatkan seorang bocah dengan tubuh penuh luka. Dikatakan jika bocah tersebut di siksa oleh kakak nya karena tidak kerjakan PR matematika yang diberikan pihak sekolah.

Agen Poker

Dilangsir dari tribun, kejadian tersebut telah terjadi di Alor Setar, Kedah, Malaysia. Pemukulan hingga membuat bocah tersebut babak dilakukan oleh kakak tirinya snediri berusia 30 tahun menggunakan rotan.

Akibatnya, seluruh tubuh bocah tersebut mengalami luka-luka sampai mengeluarkan darah. Bahkan wajahnya terdapat beberapa memar yang cukup parah akibat di pukul oleh kakak tirinya.

Berasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh teman-temannya yang dilaporkan ke guru. Saat dimintai keterangan, bocah tersebut lantas tidak mau memberitahukan siapa yang telah memukulnya.

Akhirnya pihak guru melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk segera mengusut dan melakukan penyelidikan. Walaupun sudah dibawa ke kantor polisi, bocah tersebut masih tidak mau mengatakan siapa yang telah melakukan itu.

Setelah berusaha akhirnya polisi mendapatkan beberapa bukti jika kakaknya yang telah melakukannya walaupun tidak diberitahu oleh bocah tersebut. Polisi yang langsung mendatangi rumah pelaku dan menangkapnya.

Saat di bawa ke kantor polisi, dirinya mengakui jika orang yang telah memukul adiknya tersebut. Ia juga mengakui jika kerap kali kesal karena adiknya tersebut selalu tidak kerjakan PR Matematika.

Agen Domino

Polisi masih mengusut kejadian ini dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Kini pelaku telah ditahan dan bocah tersebut di titipkan ke pamannya. Karena penyiksaan sudah terlalu parah, polisi mengatakan akan mengeluarkan pasal dan penahanan.

Karena Kerjakan PR Matematika, Bocah Ini Disiksa Kakak Tirinya Hingga Berdarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *