Kejatuhan Majalah Porno Koleksinya Sendiri, Pria Tua Ini Langsung Tewas Ditempat
PERISTIWA

Kejatuhan Majalah Porno Koleksinya Sendiri, Pria Tua Ini Langsung Tewas Ditempat

Mediabaca.news – Seseorang hyper seks pastinya selalu koleksi-koleksi barang yang berhubungan dengan seksual. Barang-barang tersebut bisa seperti majalah porno, dvd porno, boneka seks, koleksi berbagai merchandise lainnya. Hal tersebut dimiliki karena kecintaan mereka dengan hobi mereka tersebut.

Pecandu porno biasanya akan memiliki hal-hal seperti itu dan di simpan dalam jumlah yang banyak. Seperti yang baru-baru saja terjadi beberapa hari terakhir ini dimana ada seorang kakek asal Jepang yang mati karena barang koleksinya sendiri. Tidak lain adalah majalah porno yang telah ia kumpulkan selama 46 tahun lamanya.

Dikabarkan jika kakek ini meninggal dunia karena kehabisan nafas karena tidak bisa keluar dari tumpukan majalah porno. Majalah tersebut tersusun di beberapa rak buku yang cukup tinggi. Dan di perkirakan saat hendak mengambilnya rak tersebut ambruk lalu menimpah dirinya.

Kejadian ini pertama kali di ketahui oleh seorang temannya yang berkunjung kerumahnya. Kakek tersebut di kenal tinggal hanya seorang diri, ia memiliki anak namun harus merantau ke kota untuk bekerja. Pada saat teman sehobi nya mengunjungi rumahnya, kakek tersebut tidak membukan pintu saat di panggil.

Baca Juga : Video Momen Pagoda Jiulong Tertinggi Di Asia Ludes Di Lahap Api

Setelah menunggu hampir 1 harian lama, temannya lantas mencoba untuk mendobrak pintu rumahnya. Dengan bantuan dari tetangga sebelah, akhirnya pintu terbuka. Ketika pintu terbuka terlihat jika ada tumpukan majalah porno seperti gunung berada di lantai. Disaat itu ada sebuah kaki yang tidak lain adalah kakek yang tertimbun buku tersebut.

Pada saat di keluarkan dari tumpukan tersebut, kakek sudah tidak bernyawa. Lalu petugas kepolisian datang untuk melakukan penyelidikan yang didapati jika kakek tewas karena kehabisan nafas. Ia tidak sanggup keluar dari tumpukan majalah dan akhirnya tewas karena kekurangan udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *