Lihat Pornografi Lalu Masturbasi Didalam Pesawat, Pria Ini Langsung Diamankan
PERISTIWA

Lihat Pornografi Lalu Masturbasi Didalam Pesawat, Pria Ini Langsung Diamankan

Mediabaca.news – Saat dimana ditengah perjalanan pesawat Malindo Air penerbangan menuju Dhaka Airport, Bangladesh. Terjadi sebuah kejadian yang amat membuat resah para penumpang lainnya. Pria berusia 20 tahun itu nekad masturbasi didalam pesawat setelah penerbangan meninggalkan bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

Penumpang yang bertepatan duduk disebelahnya adalah seorang ibu-ibu. Ia telah memberikan peringatan kepada lelaki tersebut agar bertindak yang sopan. Namun tidak tahu kenapa ia semakin menjadi-jadi sampai membuka semua pakaiannya lalu melakukan masturbasi didalam pesawat saat ditengah perjalanan.

Mendengarnya keributan ini, para kru kabin langsung mengamankan pria tersebut. Dengan memintanya untuk memakai semua pakaiannya lalu mengikat kedua tangan dan kakinya setelah ia kembali berulah melecehkan para pramugari. Ibu-ibu tersebut juga mengaku jika pada saat ia ingin menuju toilet, pemuda tersebut langsung memeluknya dengan agresif.

Baca Juga : Apakah Benar Muslim Chinese Masih Makan Babi, Ini Bukti Videonya

Saat melandas di bandara Dhaka Airport, Pria tersebut langsung diamankan oleh pos keamanan bandara. Juru bicara awak pesawat mengatakan jika ia melakukan aksi pornografi dan menimbulkan keributan. Sehingga ia sangat mengganggu para penumpang lainnya. Pria ini lalu di tahan dan akan di anjam hukuman penjara sesuai dengan peraturan yang sudah berlaku.

Lihat Pornografi Lalu Masturbasi Didalam Pesawat, Pria Ini Langsung Diamankan

Foto ini diambil secara diam-diam oleh salah satu orang penumpang. Ia benar-benar tidak menyangkah jika ada orang seperti itu yang melakukan hal bodoh didalam pesawat. Apalagi sampai melakukan tindakan seksual didalam pesawat saat penerbangan berlangsung. Itu kan sangat mempengaruh ke nyamanan pemunpang lain. Jelasnya dalam caption foto tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *