Melakukan 865 Pencabulan, Pria Ini Diancam Hukuman 15 Ribu Tahun Penjara
PERISTIWA

Melakukan 865 Pencabulan, Pria Ini Diancam Hukuman 15 Ribu Tahun Penjara

Mediabaca.news – Seorang pria bernama Garrik Bloom (46) berhasil ditahan kepolisian AS terbukti melakukan 865 pencabulan. Dan dirinya juga telah mendapatkan vonis hukuman yang memberatkannya yaitu diancam dengan 15 ribu tahun penjara.

Agen Poker

Dari informasi yang didapatkan, pelaku merupakan salah satu borunan yang paling sulit ditangkap. Walaupun telah dilakukan beberapa percobaan penjebakan, namun pihak kepolisian sangat sulit untuk menangkap pelaku.

Sampai-sampai, beberapa media setempat mengunggapkan jika pelaku disebut dengan predator seksual. Namun tidak ada yang bisa mengungkapkan wajah pelaku setiap kali dirinya melakukan pencabulan.

Dilaporkan dari media AS, rincihan dakwaan yang telah dikeluarkan adalah. 226 kali melakukan pemerkosaan, 216 melakukan pencabulan terhadap anak kecil, dan 216 percobaan penyerangan seksual terhadap anak-anak.

Tentunya hal ini sangat membahayakan kehidupan anak, dan akhirnya pelaku berhasil di bekuk petugas kepolisian. Sempat di ancam dengan hukuman selama 20 tahun penjara, namun hal tersebut tidak bisa dilakukan karena tindakan kriminal yang ia lakukan.

Sementara ini, hakim masih belum memutuskan hukuman yang tepat kepada pelaku. Masih diperlukan beberapa bukti yang kuat agar bisa membuat beberapa dakwaan tersebut benar dan membuat keputusan.

Wakil komandan kepolisian mengaku telah lega berhasil menangkap predator seksual ini. Dengan ditangkapnya pelaku akan membuat jalanan kota lebih aman untuk anak-anak. Terhitung pelaku telah melakukan 865 pencabulan terhadap anak-anak.

Agen Domino

Sementara itu, tindakan kriminal tingkat dua ini masih di lakukan penyelidikan lebih lanjut dan pelaku masih diancam hukuman 10 tahun penjara. Setelah bukti terkumpul, beberapa dakwaan tersebut benar maka pelaku bisa di ancam 15 ribu tahun penjara.

Melakukan 865 Pencabulan, Pria Ini Diancam Hukuman 15 Ribu Tahun Penjara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *