Selalu Menjual Janji Saat Kampanye, Apa Yang Telah Anies-Sandi Perbuat Hasilnya Nol
POLITIK

Selalu Menjual Janji Saat Kampanye, Apa Yang Telah Anies-Sandi Perbuat Hasilnya Nol

Mediabaca.news – Semenjak kepemimpinan Anies-Sandi menjadi Gubernur. DKI Jakarta kini menjadi semakin parah dan menjadi tidak beraturan. Banyaknya janji saat kampanye tidak memiliki bukti yang jelas. Memang yang kita tahu ada beberapa yang sudah terpenuhi seperti penutupan alexis. Tapi yang kita lita alexis bukan di tutup, tapi hanya di ganti nama menjadi 4play.

Pada kepemimpinan Gubernur sebelumnya tidak ada banyak janji saat kampanye. Mereka hanya ingin melanjut apa yang sudah di kerjakan selama ini. Namun setelah yang memimpin adalah Anies-Sandi. Ibu kota kita menjadi semakin hancur. Bukannya melanjutkan pekerjaan Gubernur sebelumnya malah terus membuat kebijakan yang tidak masuk diakal.

Baca Juga : Ditanyai Soal Alexis Kembali Menyediahkan Prostitusi, Anies Berbelit Lidah

Banyak pengamat yang mengatakan bahwa semenjak kepemimpinan Anies-Sandi. Pemprov DKI Jakarta sangat mengalami banyak kemunduruan. Apa saja yang bisa kita lihat dari kemunduran tersebut. Berikut beberapa fakta kepemimpinan anies-sandi yang gagal dan mendapatkan hasil Nol besar dimata sebagian masyarakat.

1. Ruang Tata Kota. Semua jalanan yang semulanya sangat rapi dan bersih kini menjadi tidak terawat lagi. Apalagi di tanah abang yang kini menjadi semakin semerawut lagi. Banyak PKL yang kini menjajahkan dagangannya pada ruas jalan.

2. Tidak mampu mengatasi masalah dengan cepat dan efisien. Seperti yang kita tahu banjir yang ada di ibu kota jakarta baru-baru ini. Saat janji kampanye mereka selalu mengatakan jika bisa cepat mengatasi banjir tersebut. namun???.

3. Semua akses media di hilangkan. Pada jaman Gubernur sebelumnya. dibalai kota selalu saja ramai di pagi hari banyak wartawan yang datang untuk meliput. Namun sekarang telah di hilangkan bahkan Youtube pemprov juga tidak pernah muncul lagi.

Sebagian besar dari ini semua adalah yang sudah kita lihat dengan jelas. Mungkin masih banyak lagi yang masih belum kita ketahui tentang kepemimpinan dan apa yang telah mereka kerjakan selama ini. Keterbatasan wartawan dan beberapa akses pemprov yang kini sudah tidak di adakan lagi membuat kita semakin sulit untuk mengetahui apa yang telah mereka perbuat untuk jakarta. Atau mereka hanya memjual Janji Saat Kampanye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *