Seorang Pria 62 Tahun Di Lampung Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Berkali-kali
Uncategorized

Seorang Pria 62 Tahun Di Lampung Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Berkali-kali

Mediabaca.news – Seorang pria bernama Giman (62) berasal dari Bekri, Lampung Tengah berhasil dibekuk Polres Lampung karena telah cabuli keponakan nya sendiri. Kini dirinya pun akan menghabiskan massa tuanya di dalam sel tahanan lapas Lampung.

Agen Poker

Tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani ini dilaporkan telah cabuli keponakan nya berinisial RS (14). Aksi pencabulan yang lakukan terhadap anak dibawah umur ini pertama kali dilaporkan oleh petugas keamanan pabrik.

Dikatakan jika korban sedang kabur dari rumah tersangka yang tidak lain adalah pamannya sendiri. Korban yang berjalan hingga ke ketempat perpabrikan di Bekri diamankan oleh petugas keamanan pabrik.

Sekuriti yang saat itu mendapati korban tersesat karena tidak tahu jalan kembali kerumah. Saat di tanya, dirinya malah tidak ingin lagi kembali ke rumah yang ia sebut rumah pamannya di daerah Bekri.

Menurut keterangan dari sekuriti pabrik, ia mencuga jika gadis tersebut adalah korban penyiksaan ataupun pemerkosaan. Karena masih enggan menjawab, sekuriti pun langsung membawanya ke Mapolres Gunungsugih.

Dari keterangan yang diberikan oleh Kapolsek Gunungsugih, korban akhirnya mengakui telah dicabuli. Untuk itu, dikerakan petugas untuk langsung mengamankan pelakunya. Korban juga mengakui jika sudah tidak tahan atas aksi bejat yang dilakukan pamannya.

Saat ditangkap, tersangka juga mengakui jika sudah 5 kali mencabuli korban saat istrinya tidak dirumah. Korban sendiri tinggal bersama mereka sudah setahun dan telah dicabuli hingga mengalami trauma.

Agen Domino

Kini tersangka telah divonis hukuman penjara 15 tahun kurungan terkait pasal 76 E tentang perlindungan anak. Sementara itu, korban yang saat ini masih belum mau kembali ke rumah masih dirawat di rumah sakit dan ingin menunggu ibu nya kembali dari merantau.

Seorang Pria 62 Tahun Di Lampung Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Berkali-kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *